PartnerBisnismu

Tempatnya berbagi ilmu tentang apapun yang sedang ingin di curahkan

Cara Membuat Hand Sanitizer Sendiri di Rumah

Cara Membuat Hand Sanitizer Sendiri di Rumah

Cara membuat hand sanitizer sekarang banyak dicari. Pencarian terkait hal ini merupakan sesuatu yang wajar.

Pada kondisi sekarang dimana terdapat banyak penyakit, hand sanitizer sudah seperti kebutuhan wajib. Dengan adanya alat ini, kuman yang menyebabkan penyakit bisa dihindari.

Sebenarnya mendapatkan sanitizer bisa dilakukan dengan membeli. Cara ini juga cukup mudah karena penjualnya sangat banyak.

Namun jika membeli dilakukan terus menerus, uang dalam jumlah besar perlu dikeluarkan. Akan lebih irit jika membuatnya sendiri.

Cara ini juga meningkatkan kreativitas dan ilmu tentang cara pembuatan. Jika suatu saat sedang sangat dibutuhkan, pengetahuan tentang ini akan sangat bermanfaat.

Pastikan Semua bahan Sudah Dimiliki

Bahan adalah hal pertama yang perlu dipersiapkan dalam cara membuat hand sanitizer. Tanpa adanya bahan, proses pembuatan tidak akan bisa diteruskan ke tahap berikutnya.

Jika dilihat secara keseluruhan, bahan-bahan ini tidak sepenuhnya mudah ditemukan. Setiap orang akan kesulitan menemukannya sendiri di rumah.

Agar lebih mudah, mari bagi kumpulan bahan tersebut menjadi dua bagian. Untuk bagian pertama, terdapat empat bahan yang perlu diketahui.

Ke empat bahan tersebut antara lain Alkohol etanol, air matang, gliserol, dan hidrogen peroksida. Kumpulan bahan kedua juga memiliki jumlah sama yaitu empat.

Ke empat bahan tersebut antara lain alkohol isopropil, hidrogen peroksida, gliserol, dan air yang sudah matang. Jika dilihat dari kedua bahan tersebut, perbedaan hanya terlihat pada alkohol.

Jika bahan pertama menggunakan alkohol etanol, bahan kedua menggunakan alkohol isopropil.

Jangan Lupa untuk Menyiapkan Peralatan

Selain bahan, ada juga peralatan yang perlu disiapkan dalam cara membuat hand sanitizer. Bahannya sendiri ada yang bisa ditemukan di rumah dan ada yang tidak.

Untuk bahan yang bisa ditemukan di rumah, terdapat botol plastik, jerigen, pengaduk kayu, dan botol kaca.

Untuk bahan yang sulit ditemukan sendiri membutuhkan perjuangan sedikit lebih besar. Bahan yang sulit ditemukannya antara lain tangki stainless steel, tabung pengukur, gelas takar, dan alkoholmeter.

Cara Membuat Hand Sanitizer Sendiri

Ketika bahan dan alat sudah disiapkan secara benar, proses pembuatan sudah bisa dijalankan. Oleh sebab itu, berikut rincian tahapan pembuatannya.

  1. Gabungkan Bahan

Pada tahap pertama, gabungkan semua bahan terlebih dahulu. Menggabungkan sendiri tidak bisa secara sekaligus.

Ambil jerigen dan masukkan alkohol ke dalamnya. Setelah itu, tambahkan alkohol dan hidrogen peroksida.

Untuk bahan akhir, tambahkan juga gliserol. Aduk semua bahan tersebut hingga tampilannya menjadi rata.

  1. Tambahkan Air

Ketika semua bahan sudah tercampur secara sempurna, ambil air matang sebanyak 1 meter. Gabungkan air tersebut kepada bahan yang sebelumnya dicampurkan.

Aduklah semuanya hingga air bisa bercampur dengan bahan. Jika sudah tercampur, ambil botol kecil yang sebelumnya disiapkan.

Bagilah campuran bahan tersebut ke dalam botol kecil. Botol kecil tersebut sebenarnya bisa disesuaikan. Memilih ukuran 100 ml atau 500 ml tidak ada bedanya.

  1. Simpan

Jika botolnya sudah dipindahkan, simpan campuran bahan tersebut selama 72 jam. Pastikan memilih tempat yang tepat.

Jauhkan sinar matahari dari campuran bahan tersebut. Jika sudah memenuhi waktu tersebut, sanitizer sudah bisa digunakan.

Poin paling penting dari pembuatan hand sanitizer terletak pada botol yang digunakan. Pastikan botol tersebut memiliki kerapatan sempurna.

Udara yang bisa keluar masuk membuat kuman bisa memasuki hand sanitizer. Selalu ingat bahwa hand sanitizer ini bukanlah pembersih utama.

Peran sebagai pembersih utama tetap dimiliki sabun. Hand sanitizer berfungsi sebagai alternatif ketika sabun tidak didapat.

Karena perannya untuk kondisi tertentu, setiap orang perlu memilikinya. Merupakan hal tepat jika menguasai cara membuat hand sanitizer di atas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *